6 Penyebab Penyakit Demam Berdarah

demam berdarah


Demam berdarah adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini menjadi pembawa virus demam berdarah dengue yang menjadi penyebab demam berdarah. Penyakit ini biasanya terjadi di musim hujan karena nyamuk biasanya akan berkembang biak di genangan air. Di pagi, siang dan sore hari adalah waktu dimana nyamuk ini biasanya berkeliaran. Sehingga, apabila tidak pandai menjaga diri, bisa saja kita terkena gigitan nyamuk ini dan menderita demam berdarah.

Sebagian besar masyarakat biasanya sudah mengetahui bagaimana gejala yang ditimbulkan dari demam berdarah. Beberapa gejala tersebut seperti demam tinggi, munculnya bintik – bintik merah, mual, dan muntah. Jika gejala ini sudah terjadi, sebaiknya pertolongan medis harus segera didapatkan agar penderita mendapatkan penanganan yang tepat. 
Sering tidak disadari, ada kebiasaan yang bisa menjadi penyebab demam berdarah. Bahkan, karena tidak tahu bagaimana cara mencegah diri dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti, mayoritas masyarakat akan cuek terhadap kebiasan yang dilakukan. Oleh karena itu, simak beberapa kebiasaan tersebut :

1. Tidak Menutup Ventilasi Dengan Jaring – Jaring Untuk Mencegah Nyamuk Masuk

Menutup ventilasi udara dengan jaring – jaring bertujuan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Selain itu, debu dan hal – hal lain juga dicegah agar tidak masuk ke dalam rumah dengan cara ini. Dengan begitu, kebersihan rumah juga lebih terjaga. 

2. Tidak Memiliki Tanaman Penghalau Nyamuk

Tanaman pengahalau nyamuk sangat bermanfaat untuk mencegah nyamuk berada di dalam rumah. Beberapa tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman penghalau nyamuk yang bisa menjadi penyebab demam berdarah seperti jahe, cengkeh, serai, rosemary dan kunyit. Anda bisa menanam tanaman tersebut di rumah sebagai tanaman hias yang juga memberikan manfaat.

3. Tidak Menggunakan Baju Lengan Panjang Atau Tertutup

Di musim hujan, memang tidak bisa dipungkiri bahwa nyamuk banyak sekali berkeliaran. Terlepas apakah nyamuk tersebut termasuk nyamuk demam berdarah atau tidak, menghindari gigitan nyamuk sangat penting agar tidak membuat kulit gatal. Nah, sebaiknya Anda menggunakan pakaian yang lebih tertutup di musim hujan agar terhindar dari gigitan nyamuk apalagi nyamuk yang bisa menjadi penyebab demam berdarah. 

4. Tidak Menggunakan Krim Atau Lotion Pelindung Nyamuk Serta Obat Nyamuk

Sebelum tidur biasanya kita tidak bisa secara sadar menjaga diri dari gigitan nyamuk. Oleh karena itu, penggunaan lotion anti nyamuk bisa menjaga diri dari gigitan nyamuk. Beberapa produk ini biasanya diproduksi secara khusus untuk mencegah nyamuk agar tidak menggigit dengan aroma khas yang dihasilkan. Beberapa aroma khas tersebut biasanya seperti lavender dan jeruk. Selain itu, penggunaan obat nyamuk juga bermanfaat untuk mengusir nyamuk di ruangan. Apabila Anda tidak melakukan kebiasaan ini, bukan tidak mungkin Anda akan lebih rentan tergigit nyamuk Aedes Aegypti dan terkena demam berdarah.

5. Tidak Menjaga Kebersihan Sehingga Banyak Sarang Nyamuk

Kebersihan memang harus selalu dijaga agar rumah dan lingkungan tetap nyaman untuk ditinggali. Rumah yang bersih akan membuat penghuninya betah untuk tinggal. Sebaliknya, rumah yang kotor akan menimbulkan berbagai masalah termasuk mengundang nyamuk untuk datang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda secara rutin membersihkan rumah dan lingkungan. Barang – barang bekas dan tidak terpakai sebaiknya dibuang agar tidak menjadi sarang nyamuk. Saat musim hujan, jangan biarkan ada genangan air agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. 

6. Tidak Melakukan 3 M

Program ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya demam berdarah. Langkah 3 M ini berupa menutup, menguras dan mengubur. Mengubur barang – barang bekas, menutup tempat penampungan air dan Menguras bak mandi setidaknya satu minggu sekali. 

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa menjadi penyebab demam berdarah. Mulai saat ini, cobalah untuk menerapkan gaya hidup sehat dan bersih. Selain itu, perhatikan lingkungan sekitar agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti 

Berlangganan via Email